Kamis, 18 Desember 2014

SD Muhammadiyah 7 Palembang kekurangan lokal belajar

SD Muhammadiyah 7 terletak di jalan Demak. Lorong Pembangunan. Kelurahan Tuan Kentang. Kecamatan SU II Kota Palembang. Menurut Kepala Sekolah yang bertugas disana sekarang yaitu Ibu Aldillah. AR beliau mengatakan bahwa jumlah siswa yang belajar disini sekarang sebanyak 123 orang, sedangkan jumlah rombel sebanyak 6 rombel dengan lokal yang dimiliki hanya berjumlah 5 kelas jadi kekurangan 1 lokal untuk proses belajar mengajar, solusi untuk menutupi kekurangan yakni dengan sistem paralel yaitu kelas satu keluar maka diganti dengan murid kelas dua yang masuk, dengan keadaan ini maka
di SD Muhammadiyah 7 ini sangat mengharapkan
bantuan dari pihak instansi terkait ataupun donatur
untuk dapat membantu membangun lokal
baru serta dapat merehab gedung yang lama
karena kondisi nya sudah sangat memprihatinkan
semenjak dari berdirinya sekitar tahun 1970-an
hanya sekali gedung ini direhab, apalagi lokasi
sekolah yang cukup strategis serta lahan yang dimiliki
juga masih luas. Untuk tenaga pendidik disini memiliki
10 orang guru yang sudah Sarjana semua, adapun prestasi
yang telah di raih sangat banyak diantara nya yaitu
Juara II ISMU in English atas nama siswa Kevin
Yuki Kanavi murid kelas V kemudian ada lagi
Juara II Tahfidz Alqur'an atas nama siswi Fatimah
Azzahrah siswi kelas VI pada perayaan Milad Muhammadiyah
ke 105 tahun 2014 pada bulan Nopember yang lalu, demikianlah
perbincangan serta harapan dari kepala sekolah
SD Muhammadiyah 7 Palembang.

Foto Ibu
Aldillah. AR 
Kepsek SD
Muhammadiyah 7
Palembang.










Foto gedung sekolah.














Foto plafon yang rusak.














Foto lantai yang rusak.



























































Foto murid sedang belajar.  

Rabu, 10 Desember 2014

Penerapan Kurikulum sekolah di SDN 202 Palembang

TentangKurikulum yang di ajarkan di SD Negeri 202 Palembang, Kepala Sekolah yang bertugas di sana yakni Ibu Hj. Ruzki Machfuzo Maryati, M.Pd beliau mengatakan bahwa ada beberapa kendala yang di hadapi untuk penerapan dari kurikulum 2013 antara lain guru sebagai manajer di kelas belum memahami benar implementasi kurikulum 2013 meskipun sudah dilakukan pelatihan - pelatihan terhadap guru, kemudian buku siswa yang idealnya juga dimiliki siswa dengan komposisi satu buku satu siswa masih belum dapat di sediakan dengan cukup dan juga sistem rapor yang agak ribet bahwa penilaian sikap itu adalah hal
yang pertama dan utama baru disusul
dengan penilaian keterampilan dan pengetahuan
, terbalik dengan kurikulum 2006
yang mengutamakan kognitif, Namun yang jelas
di SD Negeri 202 siap mendukung dan menjalankan
apapun yang di arahkan oleh pihak Dinas Pendidikan
kami para guru akan semaksimal mungkin memahami
tentang kurikulum 2013 melalui bimbingan dan pelatihan
demikianlah penuturan Ibu Hj. Ruzki Machfuzo Maryati, M.Pd
yang juga dipercaya oleh Dinas Pendidikan Propinsi SumSel
mengemban amanah sebagai Ketua Pelaksana Tugas Pendampingan
PCT Kurikulum 2013 Sekolah Dasar di Kota Palembang.

Foto siswa sedang upacara bendera.














Foto kegiatan lomba.









Foto kegiatan siswa.









Foto siswa sedang belajar.










Foto gedung sekolah.









Foto Ibu
Hj. Ruzki Machfuzo
Maryati, S.Pd, M.Pd
Kepala Sekolah SDN
202 Palembang.